Waspada! Ini Tanda Pasangan Memiliki Sifat Psikopat

Sosok psikopat sering dipandang sebagai seseorang yang rupawan, menarik dan disukai banyak orang. Namun di balik sikap ramah yang ditunjukkan, seseorang bisa terkena masalah apabila berhubungan dengannya.

Secara umum masyarakat menganggap psikopat sebagai seseorang yang menentang norma-norma sosial dan pemahaman konvensional tentang benar dan salah.

Menurut Kelly Scott, terapis di Tribeca Therapy di Manhattan dilansir dari Tribunnews, secara klinis kata ‘psikopat’ tidak memiliki arti. Diagnosis paling mendekati dengan seseorang yang mengidap psikopat adalah antisocial personality disorder (ASPD) atau gangguan kepribadian antisosial. Gangguan mental antisosial ini mengakibatkan seseorang mengesampingkan rasa empati serta tidak bisa membedakan perbuatan benar dan salah.

Dalam hubungan asmara sering dijumpai pasangan yang saling menyakiti satu sama lain. Padahal seharusnya pasangan dipersatukan untuk bisa saling menyayangi dan melindungi. Apabila perilaku menyimpang sering terjadi, ada kemungkinan pasangan memiliki kecenderungan sifat psikopat.

Sebelum terlambat perhatikan hal-hal berikut ini yang menjadi tanda bahwa pasangan Anda memiliki sifat psikopat .

1.  Memiliki daya tarik yang kuat

Psikopat akan terlihat memesona di mata lawan jenis. Mereka terlihat percaya diri dan pandai menarik perhatian, sehingga seseorang yang berhubungan dengannya akan merasa nyaman dan bahagia. Namun sebenarnya ada tujuan buruk di balik perkataan dan sikap manis yang ditunjukkan.

2.  Suka berbohong dan manipulatif

Psikopat pandai berbohong kepada pasangannya agar hubungan mereka tetap berjalan baik. Namun sebenarnya hal itu dilakukan hanya untuk kepentingan dirinya sendiri. Selain itu dia juga mahir bersikap manipulatif, membuat pasangan mudah percaya segala apa yang dikatakannya.   

3.  Tidak punya empati

Psikopat sering melakukan tindakan kekerasan baik psikis maupun fisik kepada pasangannya. Namun adakalanya psikopat sering berpura-pura empati agar pasangan tidak meninggalkannya.

4. Selalu menyalahkan pasangan

Jika terjadi masalah dalam hubungan, psikopat selalu tidak mau disalahkan atau menumpahkan kesalahannya kepada  orang lain. Ia selalu merasa menjadi korban atas segala persoalan yang dihadapi, meski sebenarnya masalah tersebut muncul akibat perbuatannya sendiri. 

5. Emosi tidak stabil

Psikopat bisa bersikap baik dan perhatian kepada pasangan. Namun di lain waktu ia bisa berubah menjadi kasar dan menyakiti pasangan. Emosinya bisa berubah sewaktu-waktu sehingga membuat bingung orang yang berhubungan dengannya. Ketidakstabilan emosional itu cenderung memicu kandasnya hubungan asmara. Akibat pasangan kurang nyaman karena kerap berada dalam situasi tidak menentu. 

6. Terlalu terobsesi dengan pasangan

Perbuatan buruk yang dilakukan psikopat pasti membuat pasangannya tidak betah dan ingin segera berpisah. Namun bukan tidak mungkin psikopat akan berusaha mempertahankan hubungan karena terobsesi dengan pasangannya tersebut. Walaupun telah berpisah, psikopat akan membuat hidup pasangannya tidak tenang seperti menebar teror, memberikan rasa takut, bahkan melakukan tindakan yang membahayakan nyawa.

7. Bersikap posesif

Seorang psikopat bersikap posesif secara berlebihan kepada pasangan. Ia akan selalu mengontrol dan mengekang pasangan. Apapun yang diinginkan harus selalu dituruti. Hal ini membuat pasangan tidak betah karena merasa terkekang dan kehilangan kebebasan. Perkataan  atau pendapat juga tidak pernah didengar. Hubungan yang sehat adalah apabila kedua belah pihak saling menghargai dan memiliki porsi seimbang dalam berbicara atau berpendapat.

Sebaiknya Anda benar-benar teliti dalam memilih pasangan. Apalagi jika ingin menjalin hubungan yang lebih serius. Apabila melihat pasangan memiliki sikap seperti yang disebutkan di atas, maka Anda perlu mempertimbangkan lagi pilihan tersebut. Anda harus bisa membedakan mana sikap wajar dan mana yang mengarah pada psikopat. Jika diperlukan, Anda juga bisa berkonsultasi dengan psikolog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest