Viral Video Siskaeee Pamer Payudara, Apa Motifnya?

Video Siskaeee di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo menuai kontroversi. Pasalnya ia memamerkan bagian payudara dan kemaluannya didalam video yang viral tersebut. 

Setelah tertangkap, kini ia pun telah menjalani serangkaian tes psikologi. Tes itu dilakukan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan memiliki gangguan mental atau tidak. Belakangan telah terungkap bahwa siskaee memang memiliki masalah kejiwaan. 

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yuliyanto mengatakan bahwa siskaee sengaja melakukan perbuatan tersebut untuk membuat konten. Pelaku melakukan aksi tersebut di tempat umum dan menargetkan ditonton oleh orang-orang yang tak dikenal. Ia juga memiliki hasrat yang kuat untuk ditonton saat melakukan aktivitas seksual.

Tindakannya cenderung impulsif dan kompulsif. Ia akan merasa takut, gelisah, senang, dan adanya kepuasan saat memamerkan bagian kelamin atau bagian sensitif lainnya.

Psikolog yang memeriksa siskaeee, Jatu Anggraeni menjelaskan bahwa perilaku tersebut disebut eksibisionis. Aksi eksibisionis dilakukan untuk mencapai kepuasan seksual dari respon orang lain. Dalam perkara siskaeee ia mengunggahnya di situs dewasa dan media sosial.

Jangan Lewatkan:  Ternyata Ada Dampak Psikologi Like Di Media Sosial

Menurut jatu, ada beberapa penyebab perilaku eksibisionis yaitu adanya dorongan atau fantasi seksual yang tinggi, antisosial, dan mengalami kekerasan seksual sehingga ada pelampiasan saat dewasa. Selain itu juga kesalahan dalam pola asuh saat kecil hingga mengalami depresi.

Fakta hasil pemeriksaan psikologi Siskaeee

1. Trauma masa lalu

Direktur Reskrimsus Polda DIY, AKBP Roberto Gomgom Manorang Pasaribu berujar bahwa dari hasil tes yang dilakukan psikolog, Siskaeee mengalami trauma masa lalu sehingga menyebabkan dirinya memiliki perilaku menyimpang. Tetapi Roberto enggan menjelaskan trauma masa lalu tersebut. Ia menjelaskan hal itu akan diungkap waktu persidangan.  

2. Eksibisionis

Hasil tes psikologi terbongkar bahwa siskaeee mendapat kepuasan saat memperlihatkan area intimnya. Selain itu ia juga membidik orang-orang yang tidak dikenal dengan harapan agar disaksikan atau dilihat.

Jangan Lewatkan:  Belum Banyak yang Tahu, Ini Penyebab Depresi

3. Mendapat penghasilan

Kemudian penyimpangan perilaku berlanjut digunakan sebagai media untuk mencari penghasilan. Ia sering mengunggah konten tak senonoh tersebut di beberapa situs berbayar yang berpusat di luar negeri seperti situs OnlyFans.

Beberapa situs ada yang di banned dan lainnya masih aktif. Dalam setahun siskaeee bisa meraup keuntungan hingga 2 miliar rupiah. 

Fakta lainnya adalah ternyata siskaeee sudah melakukan aksi eksibisionis sejak tahun 2017. Saat ia berusia 19 tahun. Lalu mengunggahnya di tujuh situs berbayar.

Apakah bisa disembuhkan?

Psikolog Jatu Anggraeni mengatakan, perlu penanganan lebih lanjut dalam kasus siskaee. Perilaku menyimpang eksibisionis menurutnya bisa disembuhkan asalkan ada penanganan yang tepat serta komitmen dari penderita untuk sembuh.

Metode yang bisa dilakukan adalah dengan terapi perilaku kognitif atau CBT(Cognitive Behavioral Therapy). Awalnya dilakukan dengan pengkondisian aversif yaitu mengajarkan untuk menghindari perilaku eksibisionis. Ada afeksi terapi untuk mengurangi pemahamannya memperlihatkan bagian vulgar dan perilaku seksualnya.

Jangan Lewatkan:  Kenali Perilaku Ghosting Dan Cara Menghadapinya

Lalu metode lainnya dengan desensitisasi. Metode ini untuk mengurangi kecemasan penderita agar mengalihkan hasrat seksualnya dengan cara yang wajar atau normal.

Selanjutnya kegiatan role play juga bisa digunakan untuk terapi. Tujuannya agar bisa berinteraksi dan memiliki hubungan sosial yang baik dengan orang lain serta dapat beradaptasi di lingkungan sekitar. Hal itu dilakukan untuk latihan coaching strategi. Tujuannya dapat menemukan solusi jika memiliki masalah, tidak melampiaskan dengan cara yang salah (eksibisionis).

Sementara itu pihak kepolisian akan melakukan trauma healing kepada siskaeee. Hal ini sebagai antisipasi agar hal serupa tidak terulang lagi.

 

Sumber :

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5846669/fakta-fakta-kondisi-kejiwaan-siskaee-yang-jadi-tersangka-pamer-payudara-di-yia

https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2021/12/08/510/1090310/siskaeee-hobi-pamer-alat-kelamin-psikolog-bisa-disembuhkan-asal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest