Merasa Insecure? Ini Tips Mengatasinya!

Insecurity, sering disebut pula dengan insecure. Merupakan perasaan tidak aman karena merasa kurang atau tidak percaya diri sekaligus rendah di mata orang lain. Perasaan ini dapat terjadi kapan pun dan di mana saja sehingga menyebabkan kehidupan menjadi terganggu. Kemunculannya bisa disebabkan karena seseorang terlalu fokus pada kekurangan dirinya, kemudian melupakan segala kelebihan yang dimiliki. Lebih jauh, akibatnya dia akan selalu mengaggap orang lain lebih baik dari dirinya.

Pada masa kini, media sosial berperan besar dalam memicu munculnya perasaan insecure. Semua pengguna media sosial bebas ‘memamerkan’ segala yang dimiliki, misalnya kekayaan, pencapaian akademik, atau penampilan fisik yang menarik. Mereka yang merasa tidak mampu melakukan pencapaian tersebut pasti akan terjebak dalam rasa insecure.

Penyebab rasa insecure

1. Pengalaman tidak menyenangkan

Rasa insecure bisa datang dari pengalaman buruk, seperti penolakan saat menyatakan cinta, gagal dalam ujian masuk universitas, atau tidak berhasil melamar kerja. Pengalaman kegagalan tersebut akhirnya memunculkan pikiran negatif serta menurunkan kepercayaan diri.

2. Berpikir berlebihan atau overthinking

Dalam pergaulan sosial, insecure muncul karena merasa takut dan cemas. Seseorang cenderung selalu memikirkan bagaimana penilaian orang lain terhadap dirinya. Dia selalu ingin diterima pergaulan atau selalu mengharapkan respon positif dari pihak di luar dirinya. Keinginan untuk selalu jadi menyenangkan dalam pergaulan malah membuat pikirannya terlalu fokus pada hal tersebut. Alhasil, secara tidak sadar melupakan hal-hal penting yang seharusnya muncul secara natural dalam berhubungan sosial.

3. Pola asuh orang tua

Pola asuh orang tua juga berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Menghakimi dengan cara membentak anak ketika melakukan kesalahan dapat memengaruhi perkembangannya. Dampaknya, antara lain anak menjadi merasa tidak berharga, juga sering menyalahkan diri sendiri, seperti dilansir dari PsychAlive.

Beberapa Tips Mengatasi Insecure

1. Selalu bersyukur

Bersyukurlah dengan apa yang Anda miliki saat ini. Jangan merasa rendah dan tidak berharga karena Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangannya masing –masing. 

2. Pilih lingkungan yang memberikan dukungan

Dukungan dari teman dan keluarga bisa mengurangi rasa takut dan cemas. Mereka bisa mengatakan hal-hal positif tentang Anda sehingga bisa meningkatkan rasa percaya diri. 

3. ‘Jangan diambil hati’

Istilah ‘jangan terlalu diambil hati’ penting buat para pemilik kepercayaan diri rendah. Mustahil dapat menentukan perkataan seperti apa yang akan muncul dari mulut siapa. Jika selalu menganggap serius setiap omongan mereka, kemungkinan besar Anda juga akan selalu overthinking. Maka usahakan memilih sekaligus memilah, tidak perlu mengingat hal-hal bersifat negatif atau menjatuhkan, karena Anda bukanlah apa yang mereka pikirkan.

4. Kurangi membuka media sosial

Seperti telah dijelaskan di atas, penggunaan media sosial berpotensi menumbuhkan rasa insecure. Oleh karena itu sebaiknya kurangi mengakses media sosial. Jika memang tak tertahankan, hentikan kebiasaan buruk selalu membandingkan kehidupan orang lain. Dengan begitu Anda akan dapat lebih menerima diri sendiri, apa pun kelebihan dan kekurangannya.

5. Beri penghargaan diri sendiri

Berbanggalah atas prestasi-prestasi serta segala pencapaian, sekecil apa pun itu. Baik cuma sekadar mendapat pujian dari teman, nilai bagus, maupun ketika memperoleh penghargaan atau kemenangan pada suatu kompetisi. Juga ingatlah selalu akan segala kebaikan yang pernah Anda lakukan selama hidup. Bukan untuk pamer atau membanding-bandingkan, melainkan demi membangkitkan rasa percaya diri. Sehingga rasa insecure dapat dilawan secara mandiri.

6. Bersosialisasi dengan orang baru

Saat berada di lingkungan baru, cobalah berkenalan atau melakukan perbincangan terlebih dulu. Mulailah dengan satu atau dua, tidak perlu langsung memaksakan diri berbincang dengan banyak orang sekaligus. Sedikit demi sedikit rasa cemas dan takut akibat insecure akan berkurang.

Jika rasa insecure belum hilang, sebaiknya anda berkonsultasi dengan psikolog. Nantinya psikolog akan memberikan terapi tepat buat Anda.

Rasa insecure memang wajar dirasakan oleh setiap orang. Namun jangan sampai hal itu menjadi penghalang bagi Anda dalam mencapai impian dan kebahagiaan hidup. Jadikan perkataan negatif menjadi motivasi untuk hidup yang lebih baik. Terimalah diri apa adanya, tetaplah bersyukur atas semua anugerah dari Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest