Teknik Sandwich, Cara Menyampaikan Kritik Tanpa Menyakiti

Ingin memberikan kritik yang membangun tanpa menyakiti hati seseorang? Coba gunakan Teknik Sandwich!

Kesehatan mental sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Penyebab seseorang mengalami masalah kesehatan mental berbeda-beda. Salah satunya adalah seseorang terlalu memikirkan kata-kata orang yang secara tidak sengaja melukai hatinya. Tidak hanya kata-kata yang datang dari hinaan atau cemoohan, tapi juga bisa dari kritikan. 

Kritikan terkadang dibutuhkan agar seseorang menjadi pribadi yang lebih baik. Namun, jika kritikan disampaikan dengan cara yang tidak tepat, hasilnya justru akan berdampak buruk. Misalnya seseorang bisa mengalami depresi, sakit hati, atau gangguan mental lainnya. Agar hal itu bisa dihindari, yuk terapkan teknik sandwich saat memberikan kritik atau saran kepada seseorang!

Jangan Lewatkan:  Tips Berbaikan Dengan Pasangan Setelah Bertengkar

Memahami Teknik Sandwich (Sandwich Technique)

Seperti halnya sandwich dan isinya, mengutarakan kritik atau pendapat kepada seseorang harus dilandasi pada tiga komponen dasar, yaitu bukaan seperti bagian bawah roti, kritik seperti bagian isi roti, dan penutup seperti bagian atas roti. Teknik ini, yang dikenal sebagai Sandwich Feedback Method (SFM), tujuannya untuk membuat penerima kritik tidak merasa dipojokkan, tetapi akan menerima dengan senang hati kritik atau masukan Anda. 

Misalnya ketika Anda ingin mengomentari pekerjaan rekan kerja, 

Pembukaan

Anda bisa memulai dengan komentar positif, “Wah, pekerjaanmu rapi dan tepat waktu“.

Isi Kritik

Lalu dilanjutkan dengan kritik yang membangun, “Tapi, saya rasa jika menggunakan cara ini akan lebih efektif deh”. 

Jangan Lewatkan:  Kenali 4 Gejala Stres yang Mungkin Sedang Anda Alami Saat ini

Penutup

Kemudian ditutup dengan komentar positif, “Tetap dipertahankan ya, disiplin dan inisiatifnya, karena ini akan bermanfaat di dunia kerja dan kehidupan Anda. “

Menyampaikan kritik lebih efektif menggunakan teknik sandwich

Menggunakan teknik sandwich lebih efektif daripada Anda mengkritik orang secara langsung yang terkesan menyalahkannya. Selain lebih beretika dan santun, dengan menerapkan teknik sandwich seseorang akan merasa dihargai serta kesehatan mentalnya akan terjaga.

Agar Anda lebih ahli dalam menerapkan teknik sandwich, Tiga komponen dasar diatas dapat dikembangkan dengan beberapa hal dibawah ini.

  1. Nice : memberikan apresiasi terhadap hasil kerjanya
  2. Praise(memuji) : memberikan pujian terhadap kelebihan dari karya atau hasil kerjanya
  3. Constructive Comment(komentar yang membangun) : memberikan kritik yang sifatnya membangun
  4. Positive note (catatan positif) : mengingatkan lagi keunggulan yang dimiliki dan memberi saran tentang hal-hal yang bisa ditingkatkan
  5. Support(dukungan) : memberikan dukungan dan motivasi untuk dapat memperbaiki dan meningkatkan bagian yang mendapatkan kritik
Jangan Lewatkan:  Ini Tanda Porsi Pekerjaan & Kehidupan Pribadi Tak Seimbang

Dengan membuka pembicaraan dengan komentar positif, pikiran seseorang akan merasa lebih dihargai serta terbuka untuk menerima perkataan Anda berikutnya.

Kemudian menutup dengan kalimat positif juga akan memberikan dampak baik setelah mengutarakan saran atau kritik. Hal itu dapat membuat seseorang menjadi kembali percaya diri.

Jadi jika ada orang yang marah atau tersinggung ketika dikritik mungkin bukan karena ia sensitif, tetapi bisa saja karena cara penyampaian Anda yang tidak benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest