Psikologi Remaja, Perubahan Serta Gangguan yang Sering Dialaminya

Remaja merupakan sebuah periode pada masa awal pendewasaan. Pada periode ini perubahan baik dari segi fisik maupun mental seseorang sangat mungkin terjadi. Keduanya dapat mendasari perilaku yang sering dimunculkan oleh remaja. Perilaku itu sendiri dapat dikaji melalui psikologi remaja. Melalui psikologi remaja, Anda akan dapat memahami berbagai perubahan, potensi, bahkan gangguan yang sering dialami remaja. 

Simak Beberapa Perubahan Psikologi Remaja Sebagai Berikut

1. Awal mula kematangan seksual

Menurut Petrin, seorang remaja dapat mengalami proses adaptasi terkait seksualitas. Seksualitas yang dimaksud bisa berupa penetapan identitas seksual ataupun kemampuannya dalam menjalin hubungan romantis. Pengalaman remaja terkait seksualitas itu sendiri kemudian juga dapat membawa pengaruh kala dewasa kelak

2. Mengenal tuntutan dan tanggung jawab

Perubahan psikologi remaja selanjutnya adalah mengenal tuntutan dan tanggung jawab. Seorang remaja akan mempelajari keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi pribadi lebih dewasa. Termasuk menyesuaikan diri atas peran, tuntutan, serta tanggung jawabnya dalam kehidupan sosial, baik dalam lingkup keluarga maupun pergaulan di masyarakat.

3. Menentukan identitas

Bukan hal baru lagi ketika seorang remaja selalu bingung akan identitas dirinya. Petrin juga menyatakan bahwa semakin dewasa seseorang, maka mereka akan mengenal diri mereka sebagai pribadi yang unik dan terpisah dari kedua orang tuanya. Maka dari itu, remaja akan berusaha menemukan identitas atau jati diri mereka.

Berikut Gangguan Psikologi Remaja yang Seringkali Dialami

1. Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan adalah gangguan kesehatan mental paling umum yang terjadi pada masa remaja. Sebuah studi menyatakan sekitar 10% anak muda menderita gangguan kecemasan, seperti kecemasan sosial, fobia, serangan panik, obsesif kompulsif (OCD), dan stres paska-trauma (PTSD). Apabila keadaannya makin serius, maka juga memerlukan penanganan secara profesional agar kondisi psikologis remaja dapat membaik.

2. Depresi

Kasus depresi juga sering ditemukan terjadi pada remaja. Sebuah studi menyatakan bahwa depresi yang dialami remaja lebih mengarah pada permusuhan dan kemarahan daripada kesedihan. Depresi juga dapat ditandai dengan beberapa gejala, seperti timbulnya perasaan kesepian, tidak berharga, seringkali menangis, dan juga pikiran untuk bunuh diri.

3. Gangguan pola makan

Gangguan mental terakhir yang biasa dialami remaja adalah pola makan tidak menentu. Standar sosial dan keinginan memiliki bentuk tubuh ideal bisa menjadi dasar munculnya gangguan ini. Untuk mencapainya, biasanya remaja akan melakukan diet. Namun diet yang terlalu ketat justru akan berdampak negatif, misalnya anoreksia atau bulimia. Tentunya itu berpeluang memunculkan efek samping lainnya pada kesehatan.

Demikian beberapa informasi mengenai psikologi remaja, terutama tentang perubahan serta gangguan yang seringkali mereka alami. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami lebih jauh mengenai kondisi psikologi pada remaja.

Sumber:

One thought on “Psikologi Remaja, Perubahan Serta Gangguan yang Sering Dialaminya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest