Begini Pola Asuh Untuk Anak Tunggal

Beberapa ahli psikologi menyarankan agar orang yang sudah menikah memiliki anak lebih dari satu jika dirasa memungkinkan. Hal itu karena hubungan antara saudara kandung pada masa anak – anak dapat mempengaruhi perkembangan psikologis, pemahaman emosional dan sosial, serta kemampuan kognitifnya.

Pada umumnya anak tunggal secara alami memiliki rasa kesepian dan sedikit egois. Hal ini terjadi karena anak tunggal tidak memiliki perbandingan dengan saudara sehingga pasti mendapat perhatian lebih dari orang tuanya. Jika berada di lingkungan sosial, ia akan sulit untuk bekerjasama dengan orang lain dan menerima perbedaan yang ada.

Anak tunggal lebih cenderung memiliki tingkat ego yang tinggi, misalnya saat berdebat, berdiskusi atau bertukar pikiran pasti ingin pendapatnya didengar, tidak mau mengalah dan mengabaikan yang lainnya. Akan tetapi ia biasanya memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi dan kecerdasan yang baik.

Meskipun begitu, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Psikologis anak tunggal juga dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dan lingkungan sekitarnya.

Bagi anda yang memiliki anak tunggal jangan khawatir. Ada beberapa cara untuk memaksimalkan perkembangan psikologisnya meskipun tidak memiliki kakak atau adik. Simak tips berikut ini.

  1. Ajak anak untuk berinteraksi dengan teman – temannya untuk melatih kemampuan bersosialisasi. Jangan biarkan anak bermain sendiri dirumah. Biarkan ia bermain diluar rumah agar dapat belajar untuk saling menghargai dan dapat mengurangi sifat egoisnya dengan sesama.
  2. Anak tunggal tidak memiliki saudara sehingga keinginan untuk saling berbagi sangat rendah. Ajak anak untuk saling membantu dan berbagi kepada sesama agar rasa empati tumbuh dalam dirinya.
  3. Anak tunggal biasanya tumbuh menjadi anak yang cenderung manja karena orang tua selalu menuruti apapun permintannya. Beri kesempatan anak untuk melakukan beberapa hal secara mandiri agar kreatifitasnya terasah dan ketergantungan terhadap orang tua menjadi berkurang.
  4. Bebaskan anak untuk melakukan hal yang diinginkan, jangan memaksakan kehendak. Berilah dia ruang untuk mewujudkan apa yang dipikirkannya.  
  5. Ajak anak berbicara dan berdiskusi untuk memperbanyak kosakata dan memperluas pengetahuan. Dengan begitu kemampuan berbicara anak dengan orang lain menjadi meningkat.

Setiap anak memang memiliki keunikan tersendiri, yang membedakan adalah pola asuh orang tua yang akan berdampak pada perkembangan psikologinya. Orang tua berkewajiban untuk mendidik dan mengarahkan anak agar setelah dewasa nanti dapat menjadi pribadi yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Sumber :
www.alodokter.com : Dua Sisi Memiliki Anak Tunggal
www.halodoc.com : Kesepian Tanpa Kakak Adik, Ini Dampak Psikologi ke Anak Tunggal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest