Mengapa Orang Bisa Cinta Buta pada Pasangan? Kenali Penyebab dan Risikonya!

Mengapa orang bisa cinta buta pada pasangan? Berikut penyebab dan risikonya. Cinta adalah sebuah rasa yang ada dalam tiap diri manusia. Kata cinta di sini sangat besar kaitannya dengan orang lain, entah itu orang tua atau pasangan. Namun kali ini, kami akan khusus membahas cinta dalam konteks asmara, karena topiknya adalah cinta buta pada pasangan.

Penyebab Seseorang bisa Cinta Buta pada Pasangan

Apakah Anda pernah punya teman yang sangat cinta kepada pasangannya? Atau Anda menyadari sendiri bahwa sedang sangat mencintai seseorang? Sebenarnya, terdapat beberapa penyebab dan resiko adanya cinta buta. 

Cinta buta membuat seseorang terlihat tidak memiliki kekurangan dalam dirinya. Anda akan melakukan apa saja demi pasangan, tanpa meghiraukan diri sendiri. Selain itu Anda akan memperlakukan pasangan secara berlebihan, hanya saja Anda menganggap perlakuan tersebut masih terbilang normal.  

Dari perspektif ilmu psikologi dan kesehatan, hal tersebut bisa terjadi dikarenakan oleh beberapa sebab. Penelitian yang dilakukan di Universitas College London, menduga penyebabnya berasal dari cara orang mengartikan cinta. Perasaan cinta akan merangsang bagian otak, yaitu amygdala dan nucleus yang menimbulkan kepuasan dan kesenangan.

Perasaan cinta akan membangun ikatan emosional antar pasangan yang menimbulkan perasaan bahagia. Tapi di sisi lain, akan mematikan bagian-bagian otak yang berfungsi untuk memunculkan emosi negatif, menalar logika, dan pertimbangan risiko baik buruknya sesuatu. Itulah yang menyebabkan Anda akan merasa baik-baik saja, meski terkadang sedang berhubungan dekat dengan orang yang toxic atau semacamnya. Seseorang pasti akan semakin sulit untuk melepaskan diri dari pasangan, muncul rasa dan keinginan untuk selalu menjaga, selalu bersama, hingga selalu ingin berperan dalam kehidupan pasangan. 

Risiko Cinta Buta pada Pasangan

Banyak sekali resiko cinta buta yang terjadi pada seseorang. Banyak sekali hal negatif dimana seseorang sudah terlalu dalam mencintai seseorang. Mungkin jika pasangannya baik maka hal ini tidak menjadi masalah yang besar. Namun sebaliknya, jika pasangannya toxic maka dapat membuat seseorang akan dirugikan.

Tidak Mampu Mempertimbangkan Hal Baik dan Buruk

Seseorang yang sedang mengalami cinta buta akan merasa pasangannya selalu baik sempurna, tanpa melihat adanya sedikit pun keburukan. Perlu diketahui bahwa seseorang juga tidak akan bisa mempertimbangkan baik buruk untuk dirinya sendiri.

Sekalipun pasangan memperlakukannya kurang baik, pecinta buta tidak akan menganggapnya demikian. Bahkan sebaliknya, bisa jadi dirinya menilai perlakuan itu tidak buruk, merasa diri dan hubungannya masih baik-baik saja.  Jadi bisa dikatakan bahwa seseorang yang mencinta buta bisa merugi jika pasangannya tidak menyadari pula baik buruknya perlakuannya.  

Tidak Memedulikan Saran Orang Lain

Cinta buta juga membuat seseorang tidak akan mendengarkan saran dari orang. Dirinya merasa bahwa langkah yang dijalani sudah benar. Seseorang juga akan lebih mendengarkan hal dari orang yang dicintai, yaitu pasangannya sendiri.

Jika terdapat masalah seringkali orang lain harus terlibat di dalamnya. Akan tetapi masukan dan saran yang baik biasanya mengalir begitu saja. Orang yang sedang cinta buta memang tidak akan mengetahui saran yang baik atau buruk untuk dirinya sendiri.

Memaafkan dan Bertahan pada Perbuatan Buruk Pasangan

Beberapa pasangan mungkin memiliki kebiasaan buruk, seperti melakukan kekerasan atau selingkuh. Seseorang yang cinta buta akan selalu memaafkan dan merespon perbuatan buruknya dengan biasa saja. Padahal dalam hubungan yang sehat salah satunya dicirikan oleh adanya penghormatan antara semua pihak yang terlibat. 

Selain itu, seseorang yang cinta buta tetap menerima pasangannya meskipun ia kurang memberikan perhatian. Seseorang juga akan tetap bertahan saat dirinya dibohongi dan dikekang oleh pasangannya. Seharusnya kejujuran dan kepercayaan harus menjadi nomor satu dalam sebuah hubungan yang sehat.

Itulah penjelasan mengenai alasan mengapa seseorang bisa cinta buta kepada pasangannya. Jangan sampai Anda terjebak dalam cinta buta hinggga merugikan diri sendiri. Gunakan akal sehat saat sedang jatuh cinta agar bisa menilai apakah seseorang tersebut baik atau tidak untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest