Panic Disorder & Fobia Sosial, Gangguan Yang Diderita Sulli

Baru–baru ini publik dikejutkan oleh meninggalnya mantan personel girlband f(x) bernama Sulli. Selebriti Korea Selatan berusia 25 tahun tersebut ditemukan bunuh diri di kediamannya. Penyebab kematiannya kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Sejak kecil Sulli memang diketahui mengidap Fobia sosial dan panic disorder.

Sulli kabarnya sering mendapatkan komentar negatif dari orang-orang di sosial media. Hal inilah yang mengakibatkan ia merasa depresi. Apalagi tidak ada dukungan moral dari orang-orang disekitarnya.

Pada tahun 2018, dalam acara variety show jinri store, Sulli sempat mengungkapkan bahwa ia memiliki gangguan mental. Dalam video teaser Sulli berkata, “Fobia sosial dan panic disorder/gangguan kepanikan. Aku mengidap gangguan kepanikan sejak masih muda”, ungkapnya seperti yang dilansir msn.com. Sulli menambahkan bahwa selalu merasa kesepian karena selalu ditinggalkan orang-orang terdekatnya.

“Ada saat-saat ketika orang terdekatku dan beberapa teman dekatku meninggalkanku. Banyak orang yang menyakitiku, jadi semua berantakan. Aku sempat merasa tidak memiliki siapa pun di sisiku atau seseorang yang dapat memahamiku. Jadi itu sebabnya aku benar-benar menjadi hancur dan berantakan”, ucap mantan kekasih Choiza ini.

Fobia sosial dikenal dengan istilah medis gangguan kecemasan sosial/social anxiety disorder. National Institute of Mental Health (NIMH) mengartikan fobia sosial adalah kondisi kesehatan mental yang membuat seseorang takut karena merasa selalu diawasi orang lain secara intens. Seseorang tersebut merasa takut dihina, dihakimi, dan ditolak sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Mereka menjadi sulit berteman dan berkomunikasi dengan orang lain. Gejala fisik yang mungkin muncul pada orang dengan fobia sosial ialah gemetar, berkeringat, mual, pusing dan detak jantung berdebar cepat.

Seseorang yang memiliki gangguan mental ini biasanya mengalami kecemasan dan ketakutan disituasi sosial tertentu bahkan disemua situasi sosial. Contohnya saat berbicara dengan orang baru atau saat berbicara didepan banyak orang.

Penyebab fobia sosial belum diketahui secara pasti. Dalam studi yang telah dilakukan, gangguan ini biasanya muncul pada orang yang masih muda dan sangat pemalu. Pengobatan gangguan mental fobia sosial dapat dilakukan dengan penanganan yang tepat dari psikiater atau psikolog. Bisa dengan psikoterapi, terapi berbicara, atau obat-obatan.

Sumber:
cnnindonesia.com: Mengenal Fobia Sosial, Gangguan Mental yang Diidap Sulli f(x)
www.msn.com: Terungkap, Sulli Menderita Fobia Sosial dan Merasa Kesepian

0 thoughts on “Panic Disorder & Fobia Sosial, Gangguan Yang Diderita Sulli

  • 26 July 2020 at 8:26 am
    Permalink

    Definitely imagine that which you said. Your favorite reason seemed to be at the internet the easiest thing to take into account of. I say to you, I certainly get irked while people think about issues that they plainly do not know about. You controlled to hit the nail upon the highest as well as outlined out the entire thing without having side-effects , folks could take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest