Tak Ingin Anak Jadi Pemberontak? Hindari Over Protektif!

Pola asuh yang terlalu over protektif pada anak, ternyata memiliki banyak efek negatif yang menyertainya. Oleh sebab itu, pola asuh seperti ini harus dihindari dalam keluarga anda.  Segala sesuatu yang berlebihan, tentunya tidak akan berujung baik. Tipe pengasuhan over protektif, terbukti lebih banyak dampak negatif dari pada dampak postifnya. Apa saja dampak negatif jika orang tua terlalu protektif? Simak ulasan berikut.

1. Anak Akan Menjadi Pemberontak

Seorang anak mungkin akan diam saja, ketika menghadapi sikap orang tua yang terlalu protektif. Mereka akan menuruti saja semua perintah dan larangan yang disampaikan oleh orang tua mereka. Cara merawat anak secara over protektif, memungkinkan anak menjadi lebih patuh kepada anda. Namun suatu saat mereka akan menjadi pemberontak, karena sudah tidak tahan dengan sikap orang tua mereka.

Ketika masih balita, anak belum mampu bertanya mengapa mereka dilarang atau diperintahkan untuk melakukan sesuatu hal tertentu. Namun seiring bertambahnya usia, pertanyaan itu  pun semakin besar. Jika orang tua tidak dapat menjelaskan secara logika, mereka justru akan menjadi sosok pemberontak yang liar dan sulit untuk dikendalikan.

2. Masa Depan Anak Tidak Bahagia

Penelitian dr. Stafford dari University College London menemukan bahwa, orang tua yang mementingkan kehangatan dan responsif membuat anak menjadi lebih bahagia, lebih sehat secara mental, dan lebih puas menjalani hidup ketika telah dewasa. Sebaliknya anak dari keluarga yang terlalu mengekang,  berpotensi membuat anak tidak bahagia dan tidak puas akan hidupnya. Hal ini dikarenakan anak tidak bisa mengambil keputusan sendiri.

3. Menjadi Penakut dan Tidak Percaya Diri

Ketidakpercayaan orang tua,membuat anak tidak percaya pada dirinya sendiri. Anak akan takut untuk melakukan hal-hal di luar pengawasan orang tua. Pola asuh yang diterima akan terus terbawa, dan membentuk kepribadian anak hinga dewasa kelak. Anak yang dibesarkan oleh orang tua yang terlalu mengekang akan menjadi pribadi yang berkecil hati, takut mengambil risiko dan tidak punya inisiatif.

Pada dasarnya melindungi anak adalah hal yang baik. Namun, terlalu berlebihan dalam melindunginya justru terbukti memiliki cukup banyak dampak negatif. Orang tua hendaknya bisa menetapkan batasan-batasan untuk anak, sekaligus memberikan kebebasan dalam porsi yang seimbang. Sehingga anak merasakan kebebasan, namun tetap bertanggungjawab pada aturan orang tua.

Sumber :
jabarprov.go.id : http://dp3akb.jabarprov.go.id/ini-efek-negatif-over-protektif-terhadap-anak/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest