Mengenal JOMO, Cara Ampuh Melawan FOMO

Mengikuti tren di media sosial dapat membuat seseorang menjadi FOMO. Hal itu karena seseorang takut mendapat label ketinggalan zaman atau tidak gaul. 

Perilaku FOMO mengharuskan seseorang mengikuti tren yang ada kemudian mengunggahnya di media sosial. Hal itu dilakukan untuk memperoleh pengakuan dan validasi dari orang lain. Inilah yang membuat mereka merasa tertekan, stres, dan cemas. Jika dibiarkan FOMO dapat mempengaruhi kondisi mental seseorang. 

Untuk menghindari FOMO, Anda dapat menerapkan JOMO dalam kehidupan. JOMO diklaim dapat membuat hidup lebih berharga dan bahagia. Apa sebenarnya JOMO itu?

Pengertian JOMO

JOMO merupakan singkatan dari joy of missing out. JOMO adalah perasaan tidak takut tertinggal dengan tren saat ini. Mereka sudah merasa cukup atau puas dengan kehidupan sendiri serta fokus dengan hal yang disenangi tanpa terpengaruh dengan kehidupan orang lain.

Jangan Lewatkan:  Ini Manfaat Menangis Yang Buat Mental Kuat

Munculnya JOMO tidak lepas karena FOMO menjadi fenomena yang banyak dialami di kehidupan sosial, terutama di era media sosial saat ini. Dengan menerapkan JOMO Anda dapat membatasi diri dalam pergaulan terutama di media sosial. 

Menerapkan JOMO berarti tidak ada keharusan untuk menunjukkan apa yang Anda lakukan. Anda tidak membutuhkan pengakuan dan eksistensi dari orang lain. Ini berarti membuat Anda bebas melakukan apapun tanpa tekanan orang lain.

Diketahui media sosial memberikan dampak yang besar bagi kesehatan mental. Seseorang bisa merasa stres, cemas, atau iri hati setelah melihat unggahan orang lain. Oleh karena itu JOMO ada agar Anda dapat terhindar dari hal tersebut.

Jangan Lewatkan:  Liburan Tidak Menyenangkan? Awas Holiday Stress

Cara menerapkan JOMO dalam kehidupan

Untuk menerapkan JOMO Anda dapat melakukan kiat-kiat berikut ini.

1. Tingkatkan kualitas hubungan dengan keluarga atau sahabat. Anda dapat bertemu untuk mengobrol, berjalan-jalan, atau rekreasi. Selain itu Anda dapat menekuni hobi tertentu atau kegiatan yang disenangi lainnya. Dengan cara ini pikiran Anda dapat teralihkan dari membandingkan kehidupan Anda dengan orang lain.

2. Anda juga bisa berhenti mengikuti orang-orang yang postinganya di media sosial memberikan efek buruk. Matikan notifikasi ponsel untuk hal-hal yang bukan termasuk prioritas penting. Batasi menggunakan media sosial. Bila perlu lakukan puasa media sosial atau detoks media sosial.

3. Batasi diri dalam aktivitas sosial atau pergaulan yang bukan prioritas. Luangkan waktu untuk melakukan hal yang disenangi.

Jangan Lewatkan:  Tips Ampuh Mencegah Birthday Blues Saat Ulang Tahun

Melakukan cara diatas tentu agak sulit dilakukan oleh orang yang FOMO. Namun cobalah lakukan sedikit demi sedikit.

Melakukan JOMO tidak berarti Anda harus  selalu menghindar dan berhenti melakukan hubungan atau kegiatan sosial dengan orang lain. JOMO bertujuan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan orang disekitar seperti keluarga atau kerabat. Selain itu membantu Anda agar lebih fokus pada kehidupan diri sendiri . Dengan begitu Anda lebih merasa puas dan bahagia dalam mengarungi kehidupan.

 

Sumber :

https://hellosehat.com/mental/apa-itu-jomo

https://www.sehatq.com/artikel/mengenal-jomo-kebalikan-fomo-yang-lebih-menyenangkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest