Waspada! Gangguan Jiwa Bisakah Memicu Kematian?

Gangguan mental atau gangguan kejiwaan masih menjadi salah satu faktor penyebab seseorang mengakhiri hidupnya, termasuk di Indonesia. Menurut Badan Kesehatan Dunia atau WHO, sekitar 35 juta orang mengalami depresi, hingga gangguan jiwa berat seperti 21 juta orang mengidap skizofrenia dan 60 juta orang mengidap bipolar. Untuk itu, anda sebaiknya mengenali 5 jenis gangguan kejiwaan yang bisa menyababkan kematian.

Gangguan Metal Yang Membahayakan Penderitanya

1. Anoreksia

Anoreksia merupakan sebuah penyakit dimana pengidap menderita gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang dianggapnya ideal. Penderita ini memiliki rasa takut yang berlebihan jika berat badannya meningkat. Sehingga hal ini menyebabkan pola makan yang menyimpang dan mempengaruhi cara berpikir seseorang. Hal ini menyebabkan penderita akan mengalami kekurangan nutrisi sehingga tubuhnya terlihat kurus dan jika dibiarkan bisa mengalami kematian.

2. Skizofrenia

Penyakit ini semakin banyak diketahui orang melalui adanya film Joker dan termasuk salah satu penyakit gangguan kejiwaan yang berat, dimana pengidapnya akan sulit untuk membedakan realita. Gangguan jiwa ini dapat menyebabkan penderita mengalami delusi, halusinasi dan pola pikir yang dapat mengganggu fungsi sehari-hari. Bisa dikatakan bahwa bunuh diri menjadi penyebab utama kematian penderita skizofrenia yakni sekiatar 5-13%

3. Bipolar

Gangguan ini merupakan salah satu jenis gangguan kejiwaan yang ditandai dengan perubahan perasaan atau gangguan suasana hati yang tergolong sangat ekstrem. Perubahan ini dapat ditandai dengan rasa senang yang berlebihan hingga rasa sedih yang berlebihan sampai menyebabkan depresi. Hal ini tentu saja dapat berlangsung selama beberapa hari hingga berbulan-bulan. Tetapi ketika gangguan moodnya menghilang, penderita akan seperti orang normal. Penderita bipolar memiliki potensi besar untuk bunuh diri. Pada pria hampir 75 persen resiko melakukan bunuh diri. Sedangkan pada wanita jumlahnya dua kali lipat lebih besar.

4. Post Traumatis Stress Disorder (PTSD)

Gangguan mental ini terjadi setelah seseorang mengalami kejadian yang menyebabkan trauma mendalam. Seperti pelecehan seksual, kekerasan bahkan hingga bencana alam dan serangan teroris. Biasanya penderita gangguan kejiwaan ini pernah mengalami atau menyaksikan hal yang membuatnya trauma. Bahkan penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi pada penyakit yang berat seperti skizofrenia atau percobaan bunuh diri.

Mengidap gangguan mental bukanlah masalah ringan yang bisa disepelekan begitu saja. Penderita tentunya harus mendapatkan perawatan yang berkala dan terus-menerus, karena jika pengobatan berhenti maka tidak menutup kemungkinan bahwa penderita akan kambuh kembali dan melakukan bunuh diri.

Sumber:
www.klikdokter.com: Kenali 5 Gangguan Mental yang Berbahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest