Fenomena ASMR, Apa Dampaknya Untuk Kesehatan Mental?

Fenomena ASMR belakangan sering menjadi sorotan. Video ASMR menjadi sangat populer di kalangan pegiat media sosial. Hal itu terlihat dari berbagai video ASMR yang mendapat respon positif dari netizen. Video ASMR dikatakan bermanfaat untuk kesehatan mental. Apa sebenarnya ASMR itu? Berikut ini penjelasannya.

Pengertian ASMR

ASMR merupakan singkatan dari Autonomous Sensory Meridian Response. ASMR adalah sensasi yang dirasakan saat mendengar suara tertentu. Sensasi yang dirasakan dapat berupa perasaan geli atau merinding. Bagi sebagian orang suara tersebut mengganggu, namun sebagian yang lain justru menyenangkan, membuat rasa tenang atau rileks, hingga bisa membuat tertidur lebih nyenyak. 

Jangan Lewatkan:  Pengertian FOMO & Pengaruhnya Bagi Kesehatan Mental

Timbulnya ASMR ada kalanya dipicu saat seseorang mendengarkan musik. Padahal sebenarnya fenomena tersebut jarang muncul karena musik, tetapi suara tajam yang tenang.

Beberapa suara yang bisa menimbulkan sensasi ASMR adalah bunyi menggaruk, berbisik, ketukan meja, memotong kuku, bunyi mesin tik, bunyi ujung pulpen, suara saat makan, suara halaman buku yang dibalik, dan masih banyak lagi.

Manfaat ASMR menurut penelitian

Menurut penelitian, ASMR dapat menurunkan stres, depresi dan suasana hati yang buruk. Selain itu dapat mengurangi rasa sakit pada sebagian orang. Penelitian lainnya mengungkap bila video ASMR bisa memperlambat detak jantung karena dapat membuat perasaan tenang. ASMR juga berdampak baik pada peningkatan hubungan dengan orang lain.

Pada Penelitian yang dilakukan Ohio State University, para partisipan mengungkapkan manfaat ASMR seperti :

  • Merasakan mood yang lebih baik
  • Tidur lebih cepat
  • Kecemasan dan rasa sakit berkurang
  • Merasa lebih rileks
  • Mengalami perasaan senang
  • Penghargaan diri meningkat
Jangan Lewatkan:  Simak! Cara Mengatasi Cemburu Berlebihan pada Pasangan

Pengaruh ASMR terhadap otak

Penelitian dengan pemindaian otak FMRI ketika terjadi ASMR, memperlihatkan beberapa bagian otak aktif yang berhubungan dengan pemahaman sosial, perilaku sosial dan kesadaran diri.

Bagian otak tersebut dikatakan berkaitan dengan hormon dopamin, oksitosin, dan endorfin yang dapat memicu rasa nyaman, rileks, dan mengantuk.

Tetapi tidak semua orang merasakan ketenangan. Pada beberapa orang menimbulkan rasa senang yang berlebihan atau perasaan sedih. Hal ini masih dilakukan penelitian lebih lanjut. 

Tidak semua orang merasakan manfaat ASMR

ASMR memang bermanfaat bagi kesehatan. Namun sayangnya tidak semua orang bisa merasakan manfaat dari ASMR. Beberapa orang tidak merasakan efek apapun, bahkan sebagian lainnya justru merasakan dampak negatif. Ada yang merasakan kecemasan, bosan, atau bingung.

Dampak negatif ini biasanya dirasakan oleh penderita misophonia, yaitu seseorang yang merasa fobia atau takut terhadap suara-suara tertentu. Sebagian besar penderita tidak menyukai suara seperti suara berbisik, suara napas, suara mengunyah, dan sebagainya. Jika suara tersebut terdengar terus menerus akan membuat pengidap misophonia merasa takut, panik, stres, cemas, atau marah.

Jangan Lewatkan:  Belum Banyak yang Tahu, Ini Penyebab Depresi

Menyaksikan video ASMR bisa dijadikan terapi atau pengobatan tambahan untuk mengurangi gejala depresi, stres, kecemasan, atau gangguan tidur. Jika Anda justru tidak mendapat efek positif, lebih baik berhenti menonton. Konsultasikan kepada ahli kejiwaan cara lain yang lebih efektif untuk menangani kesehatan mental Anda.

 

Sumber :

https://hellosehat.com/mental/stres/manfaat-asmr

https://www.guesehat.com/apa-itu-asmr-kenapa-banyak-orang-menyukainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest