Aseksual dan Biseksual, Apa dan Bagaimana Ciri-cirinya?

Istilah heteroseksual dan homoseksual mungkin sudah tidak asing lagi terdengar. Ya, keduanya merupakan jenis-jenis orientasi seksual. Tapi pernahkah Anda mendengar tentang orientasi aseksual dan biseksual?

Menurut Nevid, Rathus, Greene (2005), “Orientasi seksual berhubungn dengan arah ketertarikan seksual seseorang terhadap anggota gendernya sendiri atau gender lawan.”

Setiap orang pada umumnya memiliki orientasi heteroseksual. Sementara kenyataannya, tidak sedikit orang yang memiliki kecenderungan seks berbeda. Apa dan bagaimana penjelasannya? Berikut ini kami akan menjelaskan tentang apa itu aseksual dan biseksual menurut pandangan psikologi.

Definisi Aseksual dan Biseksual

Menurut Krafft-Ebing, definisi istilah biseksual adalah adanya dua jenis kelamin biologis dalam satu spesies. Krafft-Ebing mengatakan bahwa biseksualitas dapat disebut hermafroditisme psikoseksual.

Biseksual adalah istilah untuk orang yang tertarik secara seksual pada kedua jenis kelamin, baik pria maupun wanita. Ketertarikan pada dua jenis kelamin yang berbeda muncul secara psikologis, emosional, dan seksual.

Sedangkan aseksual adalah suatu kondisi di mana seseorang memiliki sedikit atau tidak ada ketertarikan seksual baik terhadap lawan jenis maupun sesama jenis.

Seorang aseksual masih dapat merasakan gairah dan sebenarnya dapat melakukan aktivitas seksual yang normal, tetapi mereka tidak tertarik sama sekali untuk melakukannya. Beberapa orang aseksual menyadari aseksualitas mereka ketika mereka memasuki usia remaja.

Pada awalnya kebanyakan aseksual hanya mengira mereka bukan heteroseksual, karena mereka tidak tertarik dengan lawan jenis. Namun seiring waktu mereka menyadari bahwa mereka tidak tertarik pada lawan jenis dan bukan homoseksual.

Aseksualitas masih sangat jarang dibahas, setidaknya belum sebanyak pembahasan tentang LGBTQ. Dilansir dari BBC, akademisi asal Kanada, Anthony Bogaert menerbitkan sebuah makalah berjudul ‘Asexuality: Prevalence and related factors in a national probability sample pada tahun 2004. Bogaert menyatakan bahwa sekitar 1% manusia dalam populasi adalah aseksual.

hubungan seks, orientasi seksual, perilaku, pornografi, cinta, hubungan
unsplash:
Cyrus Crossan

Bagaimana Ciri Aseksual dan Biseksual

Orang yang memiliki sebuah orientasi biseksual memiliki beberapa ciri atau karakteristik. Beberapa ciri orang dengan orientasi biseksual dapat Anda lihat di bawah ini. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri biseksualitas:

  • Memiliki ketertarikan yang lebih kuat pada satu jenis kelamin meskipun masih memiliki ketertarikan pada keduanya
  • Memiliki hubungan heteroseksual yang stabil dan hubungan homoseksual sesekali. Di sisi lain, memiliki hubungan homoseksual yang stabil dan hubungan heteroseksual sesekali
  • Merasa nyaman memiliki hubungan romantis atau seksual dengan orang-orang dari kedua jenis kelamin
  • Suka beralih antara heteroseksual dan homoseksual

Sementara irang aseksual tidak tertarik untuk berhubungan seks, tetapi bukan berarti dia tidak memiliki perilaku seksual sama sekali. Berikut adalah beberapa ciri aseksual yang terkait dengan perilaku seksualnya:

Tidak tertarik tetapi masih dapat melakukan hubungan seksual

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang aseksual dapat melakukan hubungan seksual secara normal. Beberapa aseksual bahkan dapat menikah dan bahkan memiliki anak. Seorang aseksual dapat merespon rangsangan dan merasakan orgasme, meskipun secara keseluruhan berpikir bahwa tidak ada manfaat atau kesenangan dari hubungan seksual.

Masih memiliki fantasi seksual

Aseksualitas tidak selalu dapat membuat seseorang tidak memiliki fantasi seksual. Bahkan fantasi seksual seorang aseksual dianggap lebih luas daripada fantasi homoseksual, heteroseksual, atau biseksual. Beberapa orang yang aseksual juga mengaku masih melakukan masturbasi dan masih bisa terangsang saat menonton film porno.

Bisa berhubungan tanpa seks

Aktivitas seksual erat kaitannya dengan hubungan romantis, tetapi tentu tidak untuk aseksual. Beberapa aseksual masih tertarik pada hubungan romantis, tetapi tidak tertarik untuk berhubungan seks. Jadi tidak seperti biseksual yang bisa membina hubungan romantis sekaligus seksual tanpa memedulikan gender, aseksual sama sekali tidak menginginkan aktivitas seksual dalam asmaranya.

Itulah uraian singkat tentang biseksual dan aseksual beserta ciri-cirinya. Sebenarnya masih ada beberapa jenis orientasi seksual selain aseksual dan biseksual. Di antaranya heteroseksual, homoseksual, poliseksual, panseksual, omniseksual, demiseksual, dan sapioseksual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest