Banyak Beredar Kabar Duka, Bagaimana Cara Menyikapinya?

Bagaimana cara menyikapi kabar duka? Sementara kesedihan akibat kehilangan orang yang dicintai adalah salah satu tantangan tersulit yang dihadapi. Ketika kamu kehilangan pasangan, saudara kandung atau orang tua, kesedihan yang dirasakan bisa sangat kuat.

Memang, pandemi yang sedang berlangsung mengakibatkan jutaan manusia menjadi korban di seluruh dunia. Kiranya hampir setiap minggu, selalu ada kabar duka tersebar di grup whatsapp atau sosial media yang dialami oleh teman-teman kita.

Banyak orang menderita banyak kerugian selama bencana atau peristiwa darurat dalam skala besar. Sudah jutaan pasien harus meregang nyawa. Sementara kerabat-kerabatnya kesulitan memberikan penghormatan terakhir secara langsung akibat pembatasan mobilitas. Ataupun sekadar bertatap muka dengan orang terkasih yang masih hidup jauh di sana.

Jenis kerugian lainnya termasuk pengangguran atau berkurangnya penghasilan. Kehilangan kesempatan untuk menjalankan aktivitas yang selama ini bisa dilakukan tanpa halangan. Bahkan secara umum, gaya hidup pun mengalami perubahan besar.

Semua jenis kehilangan ini dapat terjadi secara bersamaan. Di mana itu bisa membuat sedih berkepanjangan, keadaan menjadi semakin rumit, sehingga menunda kemampuan seseorang untuk beradaptasi, menyembuhkan, atau pulih.

Rasa dukacita adalah respons normal terhadap kehilangan pada saat atau setelah bencana atau peristiwa traumatis lainnya. Kesedihan dapat terjadi sebagai respons terhadap kabar duka akibat kehilangan orang terdekat. Atau akibat perubahan drastis pada rutinitas sehari-hari dan cara hidup yang biasanya memberi kita kenyamanan serta rasa stabilitas. Reaksi kesedihan yang umum meliputi:

  • Syok, tidak percaya, atau penolakan
  • Kegelisahan
  • Kesulitan
  • Marah
  • Masa kesedihan
  • Kurang tidur dan kehilangan nafsu makan

Lalu bagaimana cara mengatasi kesedihan akibat kabar duka?

Perlu disadari bahwa kesedihan biasanya akan berkurang intensitasnya dari waktu ke waktu. Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang dapat pulih dari kehilangan seiring waktu, jika mereka memiliki dukungan sosial dan kebiasaan sehat. Kalau tidak, mungkin butuh berbulan-bulan atau satu tahun untuk menerimanya.

Seseorang bisa terus merasa sedih ketika teringat akan kematian orang yang dicintai. Kalau kamu ingin melanjutkan penyembuhan, ada beberapa cara untuk mengatasi kesedihan dan kehilangan. Di sini kami akan menjelaskan caranya.

1. Siap dengan segala kemungkinan

Adalah normal untuk bereaksi secara emosional untuk mengingat momen kehilangan. Ketika kamu memikirkan kembali saat-saat tersebut, kamu segera memahami bahwa ini adalah takdir dan setiap orang pasti akan menghadapinya juga.

2. Temukan pengalih perhatian

Jadwalkan pertemuan atau kunjungan dengan orang terdekat dan terkasih, ketika kamu mulai merasa tersiksa karena kesepian atau mengingat momen kehilangan. Pada saat pandemi seperti saat ini, mungkin kamu harus rela berkomunikasi secara virtual.

3. Menghidupkan kembali hubungan

Fokus pada segala hal dan kenangan baik di masa lalu, yang pernah kamu alami bersama mereka yang telah berpulang. Atau sebaiknya kamu mulai mencoba menikmati apa yang ada saat ini, mencurahkan segenap cinta kepada mereka yang masih hidup.

Tulis surat atau catatan tentang kenangan indahmu bersama mereka, kapan pun kamu inginkan. Temukan seseorang yang cocok untuk dicurhati. Tetaplah berhubungan dengan sistem pendukung biasanya, seperti pemimpin agama dan kelompok sosial. Pertimbangkan untuk bergabung dengan komunitas yang dapat mengatasi kesedihan Anda.

4. Rasakan emosi setelah menerima kabar duka

Tidak apa-apa untuk berduka dan merasakan kehilangan, tetapi jangan lupa untuk membiarkan diri untuk mengalami kegembiraan dan kebahagiaan. Saat merayakan momen-momen khusus, kamu mungkin akan bisa tertawa sekaligus menangis. Tidak mengapa, menangisi kesedihan lebih baik daripada meluapkan emosi melalui hal-hal negatif dan kontraproduktif.

5. Mulai tradisi baru

Kembangkan kebiasaan baru yang sifatnya positif. Sederhananya mulai dengan gemar merapikan perkakas rumah, menyapu lantai, atau membersihkan sampah yang tercecer di jalanan.

Kalau mampu, ikuti gerakan-gerakan sosial yang membuatmu terhubung dengan lebih banyak orang. Tanam pohon atau berikan sumbangan ke sebuah organisasi amal, atas nama orang yang Anda cintai pada momen-momen spesial semasa hidupnya, seperti hari ulang tahun atau hari ketika ia berpulang. Mudah-mudahan kamu menyikapi kabar duka dengan dewasa, penuh penerimaan, dan kesabaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest