Cara Menjaga Kesehatan Mental Saat Wabah Covid-19

Virus corona atau yang disebut covid-19 telah meresahkan masyarakat di dunia. Sekolah, kantor, pariwisata, dan tempat hiburan lainnya ditutup untuk mencegah menyebarnya virus corona. Badan kesehatan dunia WHO menyebut virus ini sebagai pandemi global. Semua masyarakat diimbau untuk tetap di rumah dan mengurangi kegiatan luar rumah yang tidak terlalu penting.

Banyak orang khawatir tentang virus covid-19 karena penyebarannya yang mudah dan cepat. Apalagi media terus memberitakan tentang virus ini, mau tak mau dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan mental masyarakat. Terutama bagi mereka yang memiliki gangguan mental seperti kecemasan dan OCD.

WHO telah memberikan beberapa saran dalam menjaga kesehatan mental selama pandemi covid-19 berlangsung.

Pertama anda harus berempati kepada pasien. Jangan menyalahkan ras dan etnis tertentu atas kejadian ini.

Kedua adalah menghindari penyebutan pasien dengan kata kasus, korban, atau keluarga covid-19. Anda disarankan untuk mengganti dengan menyebut orang dengan covid-19, orang yang dirawat karena covid-19, atau orang yang sembuh dari covid-19.

Ketiga semua orang harus saling menjaga, mendukung, serta tolong – menolong supaya virus ini bisa cepat teratasi.

Keempat anda harus memberikan semangat dan penghargaan kepada petugas medis yang berjuang untuk merawat dan mengobati pasien karena mereka berada di garis terdepan dalam melawan virus ini.

Kelima adalah mengurangi menonton pemberitaan tentang covid-19 yang bisa membuat anda merasa khawatir dan tertekan karena informasi yang diberitakan belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu carilah informasi dengan sumber yang terpercaya dan yang terpenting informasi tentang langkah – langkah menjaga diri sendiri dan keluarga dari paparan covid-19.

Terakhir suarakan kisah inspiratif yang berasal dari pasien covid-19 yang telah pulih supaya banyak orang merasa tidak cemas dan termotivasi untuk sembuh.

Selain itu petugas medis yang menangani pasien juga sangat rentan mengalami tekanan mental. Menghadapi wabah dengan jumlah yang besar membuat petugas medis merasa tertekan. Jumlah penderita covid-19 yang semakin meningkat membuat dokter dan perawat merasa kewalahan. Jumlah petugas medis yang tidak sebanding dengan pasien membuat mereka harus bekerja lebih lama sehingga kurang istirahat. Selain itu mereka juga melihat kondisi para pasien yang menderita akibat pandemi ini. Hal – hal tersebut yang membuat kesehatan mental bisa terganggu.

Dalam menghadapi masalah ini, pemerintah China telah melakukan beberapa langkah yaitu :

1. Mengadakan pelatihan dalam menangani virus covid-19

Selain dibekali pengetahuan tentang penyakit dan resiko penyebaran virus tenaga medis juga dibekali cara menangani psikologi pasien. Tenaga medis diberikan cara merespon pasien yang kesehatan mentalnya tertanggu karena wabah covid-19. Tenaga medis akan dibantu saat pasien tidak mau bekerja sama, misalnya tidak kooperatif atau tidak mau dikarantina.

2. Menambahkan aturan pemasangan APD (Alat Pelindung Diri)

Tenaga medis sangat khawatir dengan jumlah APD yang tersedia. Mereka mengatasinya dengan cara yang bisa beresiko tertular wabah ini seperti menambal masker sekali pakai, membungkus sepatu dengan kantong plastik, dan menggunakan googles sekali pakai berulang – ulang. Pemerintah Cina kemudian mengeluarkan peraturan untuk penggunaan masker diseluruh Wuhan supaya persediaan masker terpenuhi.

3. Menyiapkan tempat istirahat untuk tenaga medis

Tenaga medis diberikan tempat istirahat yang nyaman untuk menjaga jarak dari keluarga dan rekan kerja agar tidak tertular. Mereka telah terjamin makanan dan kebutuhan sehari – hari. Tenaga medis juga dibantu merekam kegiatan sehari – hari untuk dibagikan ke anggota keluarga. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan keluarganya.

4. Memberikan fasilitas untuk bersantai

Beberapa rumah sakit membuka fasilitas untuk bersantai dan pelatihan bersantai untuk mengelola stres tenaga medis yang menangani wabah covid-19. Pemerintah mengirimkan konselor psikologis untuk tenaga medis. Tenaga medis akan bercerita lalu konselor akan memberikan motivasi yang sesuai.

Menjaga kesehatan mental tenaga medis ternyata juga sangat penting. Langkah – langkah yang dilakukan pemerintah memang belum maksimal. Namun paling tidak beban psikologis mereka dapat berkurang.

Sumber :
hellosehat.com : https://hellosehat.com/coronavirus/kesehatan-mental-dokter-covid-19/
www.liputan6.com : https://www.liputan6.com/health/read/4203113/panduan-menjaga-kesehatan-mental-selama-pandemi-covid-19-dari-who

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest