5 Cara Mencegah Depresi Agar tak Menjangkiti Anda

Depresi merupakan gejala gangguan mental serius yang tak bisa dianggap remeh. Jika dibiarkan tanpa penanganan khusus, kondisi mental yang makin menurun akan membawa pengaruh di segala aspek kehidupan. Agar terhindar dari masalah tersebut, apalagi potensi bunuh diri, berikut 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah depresi muncul.  

Mengubah Pola Konsumsi

Tubuh memerlukan asupan nutrisi yang cukup, begitu pula otak. Otak bahkan membutuhkan kombinasi zat gizi yang tepat agar fungsinya maksimal. Diet bisa menjadi jalan keluar yang disarankan bagi pasien depresi. Dan pastinya ini juga dapat mencegahnya.  

Beberapa nutrisi yang disarankan, antara lain protein triptofan dan omega 3 yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi ikan atau suplemen. Protein triptofan juga terkandung dalam telur dan sayur bayam. Perbanyak lagi konsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, buah, serta sayuran. Bahan makanan alami ini ramah pencernaan, juga memberikan efek positif bagi kesehatan tubuh.

Kalau terbiasa menggunakan minyak goreng biasa saat memasak, sebaiknya mulailah menguranginya. Gunakan minyak zaitun, minyak biji anggur, atau minyak wijen sebagai alternatif.

Jangan lupakan juga konsumsi air putih setiap harinya. Jumlah yang disarankan adalah dua liter atau 6-8 gelas air per hari. Sebaliknya, kurangilah konsumsi kafein dari minuman bersoda atau kopi.

Perbanyak Aktivitas Fisik

Memperbanyak aktivitas fisik dapat membuat tubuh Anda lebih sering memproduksi endorfin. Zat kimia satu ini merupakan hormon senang yang berfungsi sebagai pereda stres dan rasa sakit. Selain itu juga dapat menambah nafsu makan dan dorongan seksual. Serta meningkatkan respon kekebalan tubuh.

Bukan masalah besar jika hari-hari Anda lebih banyak dipenuhi aktivitas fisik yang menguras tenaga. Setelah beraktivitas Anda pasti akan merasa lelah, kemudian segera menjadwalkan istirahat berkualitas di malam hari untuk memulihkan tenaga esok harinya. Tapi bagi mereka yang seharian bekerja di depan komputer dan pulang pergi dengan kendaraan pribadi, berarti tak banyak aktivitas fisik yang dilakukan. Sementara kebanyakan penderita depresi kurang berminat pada aktivitas fisik.

Untuk itu, ada baiknya jika Anda mulai mengagendakan aktivitas fisik secara berkala. Mulailah dari yang paling sederhana, seperti jalan santai keliling komplek tempat tinggal atau pergi ke taman kota. Lebih baik lagi jika dilakukan pagi hari saat udara masih segar.  

Tidur yang Cukup

Ada kalanya Anda sulit tidur, atau tidur dalam durasi terlalu singkat sehingga mengganggu aktivitas harian. Perlu Anda tahu bahwa kebiasaan ini sebaiknya segera disudahi, karena dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental.

Kesulitan tidur bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya kurang disiplin menjaga ritme aktivitas, penggunaan gawai secara berlebihan, jarang berolahraga, dan lain sebagainya.

Maka mulai sekarang, Anda bisa melakukan beberapa kiat khusus. Seperti membuat jadwal aktivitas harian, sejak bangun pagi hingga waktu istirahat di malam hari dan memastikan Anda benar-benar mematuhinya. Hindari menggunakan ponsel sebelum tidur, karena ini dapat membuat rasa kantuk hilang. Bahkan Anda pun disarankan untuk tidak menempatkan perangkat elektronik sama sekali di kamar tidur.

Sebagai gantinya, cobalah membaca buku atau bernapas panjang selama beberapa kali. Dengan menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan. Jika masih kesulitan, carilah tempat sepi untuk menenangkan diri selama beberapa saat dan melakukan relaksasi pikiran.  

Manajemen Stres

Depresi bisa dipicu oleh stres berlebihan. Dan ketiga cara di atas dapat Anda lakukan agar tidak mudah stres. Tapi kadang kala Anda bisa terjebak dalam situasi tertekan. Bisa saja karena pekerjaan, pergaulan sosial, atau hubungan keluarga yang kurang kondusif.

Penting bagi setiap orang untuk dapat menyalurkan stres dengan cara positif. Misalnya dengan menulis jurnal atau keluhan-keluhan yang tak bisa diungkapkan kepada orang lain. Jika Anda memiliki hobi, meluangkan waktu untuk hobi juga dapat menjadi obat stres yang mujarab.

Setiap orang memiliki kepribadian berbeda. Anda juga wajib menyadari hal ini, supaya tak mudah emosi dalam menghadapi tekanan dalam berhubungan dengan orang lain. Cobalah selalu berpikiran positif dan tegas. Namun pertimbangkan segala dampak positif dan negatif sebelum memutuskan tindakan. Untuk itu Anda sebaiknya mulai berlatih menggunakan akal pikiran lebih sering daripada emosi dan perasaan.

Selain itu, Anda pun perlu melatih diri agar terus merasa rileks. Lakukan meditasi secara berkala. Hindari mengonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan penghilang stres. Atau jika Anda seorang penganut agama tertentu, mulailah memotivasi diri lebih giat beribadah sesuai ajaran masing-masing. Ibadah merupakan sarana mendekatkan diri kepada  Sang Pencipta. Sekaligus metode jitu untuk melatih akal, fisik, serta menata emosi dan perasaan.  

Mempraktikkan Mindfullness

Mindfullness adalah kesadaran diri secara penuh. Selain membantu mengurangi tingkat stres, cara ini juga dinilai dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan memori. Mindfullness dilakukan tanpa perlu meluangkan waktu khusus. Yakni dengan cara mencurahkan segenap perhatian terhadap kegiatan yang sedang dilakukan.

Contohnya ketika Anda sedang berolahraga. Praktikkan metode mindfullness dengan memfokuskan diri secara penuh pada gerakan dan pernapasan Anda. Rasakan otot-otot yang meregang dan menyempit kembali, tarikan napas dan embusannya. Dan jangan pikirkan hal lain kecuali olahraga Anda saat itu. Selain melatih pikiran agar lebih rileks, cara tersebut akan membuat kegiatan Anda lebih berkualitas.

Metode mindfulness telah dikembangkan sejak ribuan tahun lalu. Namun kembali populer dan direkomendasikan untuk mencegah depresi, dimulai di Inggris pada tahun 2004.  

Sumber:
https://www.medicalnewstoday.com/articles/320502.php#avoid-stress
https://www.webmd.com/balance/stress-management/stress-management
https://lifestyle.kompas.com/read/2018/10/11/070700820/demi-kesehatan-mental-mari-praktikkan-mindfulness-di-segala-rutinitas?page=all

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest