Jangan Terlalu Baik, Awas Kena Good Girl Syndrome

Good girl syndrome, memendam perasaan dan keinginan diri demi kebahagiaan orang lain. Penderitanya cenderung menurut dan diam karena takut mengecewakan.

Ketika masih kecil setiap orang diajarkan untuk selalu bersikap baik, peduli, mendahulukan orang lain, dan tidak egois. Lingkungan juga menuntut seseorang berbuat baik agar dapat diterima di masyarakat. Salah satu tujuannya adalah agar orang lain merasa bahagia.

Bagi beberapa orang, membahagiakan orang lain merupakan sumber kesenangan diri. Namun jika itu berubah menjadi suatu keharusan, maka justru dapat menghilangkan kebahagiaan diri sendiri.

Perbuatan baik yang telah dibiasakan sejak kecil memang akan membuat seseorang menjadi pribadi berkualitas. Namun akan menjadi masalah apabila harga diri bergantung pada kebahagiaan orang lain. Hal ini akan menjadi awal mula munculnya good girl syndrome.

Good girl syndrome akan menyebabkan Anda memendam perasaan dan keinginan diri demi kebahagiaan orang lain. Anda akan sulit menolak permintaan orang lain. Selain itu Anda akan selalu terpengaruh perkataan orang lain dan mengesampingkan pendapat pribadi. Penderita good girl syndrome cenderung menurut dan diam karena takut mengecewakan orang lain.

Dilansir dari Psychcentral, segala aturan yang menuntut seseorang menjadi baik atau The Good Girl Syndrome memaksa setiap orang untuk menyesuaikan diri, mengakui, dan bermain aman pada setiap hal, sehingga membuatnya seperti menjadi sosok yang bukan dirinya.

Ciri – ciri penderita good girl syndrome adalah sebagai berikut:

  1. Sulit menolak keinginan orang lain
  2. Sulit melakukan hal yang dinginkan karena takut menyakiti orang lain
  3. Ingin selalu berprestasi
  4. Patuh terhadap peraturan yang ada
  5. Tidak siap dalam menghadapi perubahan yang mendadak
  6. Menghindari konflik
  7. Bangga membantu orang lain meskipun merasa tidak nyaman
  8. Takut menyakiti perasaan orang lain

Dampak Good Girl Syndrome

Good girl syndrome menyebabkan seseorang takut mengecewakan orang lain melalui perkataan dan perbuatan. Selain itu juga menimbulkan sikap ragu dalam mengambil keputusan. Akibatnya hal ini menghambat seseorang dalam mencapai impian atau tujuan yang diinginkan.

Sikap menuruti keinginan orang lain memang dapat menghindarkan dari penolakan, kritikan, dan konflik. Namun itu juga bisa membuat seseorang tidak mampu membela diri saat berbeda pendapat atau diperlakukan tidak baik. Alhasil hidupnya tidak akan bahagia akibat selalu merasa takut perbuatannya bakal direspon negatif, bahkan takut bersikap sama sekali.

Mengatasi Good Girl Syndrome

Jika Anda terjebak dalam tuntutan untuk selalu berbuat baik, berikut tips mencegahnya.

  1. Berani mengatakan apa yang Anda inginkan
  2. Memperlakukan orang lain seperti keinginan Anda, tetapi tetap dalam koridor norma yang sesuai, seperti bersikap sopan dan menghormatinya
  3. Berani mempertahankan prinsip atau pendapat yang dimiliki
  4. Mengatakan tidak saat Anda dalam posisi tidak bisa membantu
  5. Berani membela diri saat orang lain tidak menghargai Anda

Menjalankan kebaikan adalah kewajiban setiap orang. Tapi jika kebaikan itu dilakukan secara terpaksa atau membebani diri sendiri, Anda akan merasa tidak bahagia ketika berhubungan dengan orang lain. Lagipula hal tersebut dapat menjadi faktor penghambat Anda dalam meraih impian. 

Oleh karena itu berbuat baiklah secara wajar. Jangan mengubur kebahagiaan Anda demi orang lain, apalagi dia belum tentu berbuat sama baiknya kepada Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *