10 Jenis Gangguan Mental yang Perlu Anda Ketahui

Kesehatan mental merupakan hal penting yang perlu mendapatkan perhatian, terutama pada era modern seperti saat ini. Berbagai macam tuntutan hidup beserta sejumlah faktor lain dapat menimbulkan masalah pada kesehatan mental manusia. Nah, apa saja jenis gangguan mental, selengkapnya Anda dapat menyimak informasi berikut:

Waspadai 10 Jenis Gangguan Mental yang Sering Dialami

1. Gangguan Psikotik

Psikotik merupakan salah satu jenis gangguan mental yang terbilang serius, skizofrenia adalah salah satu contohnya. Penderitanya akan mengalami gejala, seperti halusinasi pendengaran atau penglihatan, serta delusi, yaitu mempercayai hal yang tidak terjadi. Munculnya gejala ini akan mengakibatkan manusia memiliki persepsi tidak normal.

2. Impulse Control and Addition Disorder (ICAD)

Impulse Control and Addition Disorder (ICAD) adalah jenis gangguan berupa ketidakmampuan seseorang dalam menahan dorongan melakukan tindakan yang dapat membahayakan orang lain atau dirinya sendiri. Penderita biasanya memiliki kecanduan terhadap alkohol dan obat-obatan, ataupun pada aktivitas, seperti berbelanja dan seks. Contoh dari penderita gangguan ini adalah kleptomania (mencuri) dan pyromania (menyulut api).

3. Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Post-Traumatic Stress Dsorder (PTSD) kerap kali terjadi pada seseorang yang sedang mengalami peristiwa traumatik.  Dapat berupa pelecehan seksual, kematian orang terdekat, kekerasan fisik, bencana alam, dan lain sebagainya. Penderita biasanya akan mengalami mati rasa secara emosional, karena kesulitan melupakan pengalaman tidak menyenangkan tersebut.

4. Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)

Gangguan mental selanjutnya adalah Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). OCD merupakan gangguan mental karena obsesi individu yang membuatnya melakukan tindakan secara berulang-ulang, sebagai cara untuk mengurangi tekanan atas keinginan kuatnya yang konstan. Biasanya penderita akan mengkhawatirkan dan memikirkan hal-hal negatif yang mungkin terjadi padanya.

Penanganan penderita jenis gangguan mental Obsessive- Compulsive Disorder (OCD) dapat dilakukan salah satunya dengan terapi. Terapi dimaksudkan agar pikiran penderita dapat dikendalikan sehingga intensitas melakukan tindakan berulang pun dapat dikurangi. Adapun caranya menggunakan obat-obatan yang sebelumnya disarankan oleh ahli.

5. Gangguan Makan

Gangguan makan dapat muncul akibat kesehatan mental yang memburuk. Biasanya penderita adalah kalangan usia remaja. Bisa disebabkan oleh keinginan seseorang dalam memiliki bentuk tubuh ideal. Seorang penderita kemudian akan menerapkan pola makan tidak sehat, bahkan cenderung ekstrim sehingga berpengaruh pula pada kesehatan fisiknya.

Gangguan makan sendiri terdiri dari 3 macam, yaitu bulimia, anoreksia, serta binge-eating. Bulimia merupakan kondisi di mana individu akan makan dengan jumlah besar kemudian dikeluarkan (dimuntahkan) kembali secara paksa. Anoreksia adalah gangguan di mana penderita akan selalu berpikir bahwa dia kelebihan berat badan, walau sebenarnya tidak. Binge-eating adalah ketika penderita makan secara berlebihan dan sulit untuk dihentikan.

6. Anxiety Disorder

Anxiety Disorder atau kerap disebut dengan gangguan kecemasan adalah jenis gangguan mental yang umum terjadi. Gejalanya dapat ditandai dengan kecemasan individu yang berlebihan saat merespon situasi ataupun objek. Kecemasan tersebut bisa memicu perubahan fisiologis, seperti jantung yang berdebar lebih cepat dan berkeringat. Ketakutan yang dialami individu dapat berlangsung begitu hebat. Salah satu contoh gangguan kecemasan adalah fobia.

7. Personality Disorder

Personality Disorder adalah istilah lain dari gangguan kepribadian. Penderita cenderung memiliki cara berpikir yang kaku dan berbeda dari kebanyakan orang. Hal inilah yang memungkinkan penderita memiliki gangguan dalam berfungsi secara normal di masyarakat. Biasanya penderita akan cenderung membuat masalah dan menyusahkan orang lain karena kepribadiannya yang ekstrim. Contoh dari personality disorder adalah paranoid dan sikap antisosial.

8. Mood Disorder

Masalah kesehatan mental selanjutnya adalah mood disorder atau gangguan mood. Biasanya ditandai dengan perubahan mood yang cukup drastis dalam waktu singkat. Seorang penderita dapat bahagia secara berlebihan lalu seketika merasakan kesedihan, ataupun sebaliknya. Gangguan mood merupakan jenis gangguan afektif yang dirasakan oleh perasaan emosional individu. Seringkali muncul di kalangan remaja, contoh gangguan mood yang telah cukup populer adalah Bipolar Disorder. Untuk penanganan efektif dan tepat dari gangguan mood ini, penderita disarankan untuk berkonsultasi pada ahli, seperti psikolog atau terapis.

9. Dissosiative Disorder

Dissosiative disorder merupakan gangguan mental yang menyebabkan penderita mengalami perubahan kesadaran, ingatan, atau identitas yang dimilikinya. Kemunculannya dapat dikarenakan oleh pengalaman traumatis yang pernah dialami atau sekadar disaksikan. Contoh gangguan disosiatif adalah depersonalisasi dan kepribadian ganda. Dissosiative disorder tentu merupakan jenis gangguan yang memerlukan penanganan khusus.

10. Sexual and Gender Disorder

Gangguan seksual dan gender tentunya berkaitan dengan perilaku, kinerja, dan hasrat seksual. Gangguan jenis ini dapat berupa keraguan atas identitas gender, disfungsi seksual, ataupun paraphilias. Paraphilias sendiri merupakan kondisi yang ditandai adanya fantasi, dorongan, atau perilaku seksual yang intensif dan berulang, serta melibatkan situasi, objek, dan aktivitas tidak biasa sehingga dapat menyebabkan stres.

Itulah 10 jenis gangguan mental yang perlu Anda ketahui. Kesemuanya tentu dapat berdampak buruk bagi seorang individu. Maka dari itu, apabila Anda menemukan gejala yang berkaitan dengan gangguan mental tersebut, tak ada salahnya berkonsultasi ke psikolog guna memperoleh penanganan paling tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest